Foreign · Japan

e-Passport dan Visa Waiver (Bebas Visa) Jepang

E-Passport

Meskipun masa berlaku paspor saya masih satu tahun lebih, saya memutuskan mengganti paspor saya dengan paspor elektronik (e-passport) karena akan ke Jepang. Dengan e-passport wisatawan Indonesia mendapat keuntungan bebas visa (visa waiver). Karenanya daripada mengurus visa, saya lebih memilih mengganti paspor . Tapi perlu diketahui bahwa meskipun bebas visa, calon wisatawan tetap harus meregister paspornya di Kedutaan Jepang sebelum keberangkatan. Cara meregisternya akan dijelaskan di bawah.

Mengganti paspor sama saja seperti membuat baru. Untuk e-paspor, sejauh ini pembuatannya hanya bisa dibeberapa kantor imigrasi saja, yaitu di seluruh kantor imigrasi Jakarta, kantor imigrasi Surabaya, dan kantor imigrasi Batam. Saya mengajukan pembuatan di kantor imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Untuk e-paspor prosesnya masih manual, belum bisa mendaftar secara online. Jadi saya harus berangkat pagi untuk mendapatkan nomor antrian awal. Jika kesiangan takut kehabisan kuota karena per-hari hanya dilayani  135 pembuat paspor. Kuota tiap kantor imigrasi berbeda-beda, untuk update info bisa dicek DISINI.

Saya tiba di bandara Soekarno Hatta pukul 4.30 pagi. Saat itu sudah ada satu orang yang datang, saya diurutan kedua. Jika ingin shalat subuh bisa dibelakang kantor, tersedia mushola. Tapi jangan lupa titipkan tempat kita ke pengunjung di sebelah, agar jika ada pengantri baru mereka tau kalau kita sudah datang lebih awal. Antriannya manual dengan berbaris satu-satu, bukan dengan nomor urut. Semakin terang antriannya semakin panjang. Selain saya, banyak juga pendaftar dari luar kota. Di sebelah saya pendaftar dari Bandung, mereka ingin ke Jepang juga. Jam 07.00 antrian sudah ditutup karena kuota sudah penuh. Panitia mengintruksikan agar kami berbaris, dilanjutkan pembacaan prosedur dan pembagian formulir pendaftaran. Prosesnya seperti pelamar kerja ketika jaman masih manual, hehehe… Info lengkap mengenai prosedur bisa dibaca  di website imigrasi. Jangan lupa bawa cemilan, minuman, atau buku bacaan agar tidak bosan selama menunggu, karena pelayanan baru dimulai pukul 08.00.

*Update terkini, saat ini sudah ada pelayanan pagi, yaitu setiap Selasa dan Jumat buka dari jam 06.00-08.00 wib. Apresiasi untuk kantor imigrasi yang sigap merespon permintaan.

Jam 08.00 kantor dibuka, asalkan persyaratannya lengkap maka prosesnya akan cepat, hanya memerlukan waktu 15-30 menit. Setelah berkas diverifikasi dan wawancara selesai, kita diminta melakukan pembayaran di Bank BNI mana saja. Biayanya 655.000 rupiah, paspor terdiri dari 48 halaman. Pengambilan paspor paling cepat sesuai dengan tanggal yang ditentukan pihak imigrasi (biasanya 3 hari kerja). Pengambilan paspor boleh diwakilkan.

Oya, apa perbedaan paspor biasa dengan e-paspor? E-paspor dilengkapi dengan chip sehingga kita bisa keluar/masuk melalui auto gates, tanpa bertemu petugasnya. Auto gates ini tersedia di Terminal 2 Soekarno-Hatta. Prosesnya, pindai paspor halaman data diri di mesinnya, ikuti petunjuk (scan sidik jari dan foto), jika proses selesai gate akan terbuka. Jangan lupa mengambil paspor kembali.

Jpeg

VISA WAIVER (Bebas Visa ke Jepang dengan e-Paspor)

Seperti yang saya sebutkan di atas, meskipun kita sudah memiliki e-paspor tetapi kita wajib meregister paspor ke Kedutaan Jepang sebelum keberangkatan. Prosesnya mudah, bawa paspor dan formulir yang sudah ke Kedutaan Jepang. Info lengkap tentang visa waiver ada DISINI

Usahakan datang sepagi mungkin agar tidak mengantri lama (buka jam 08.30). Paspor bisa diambil keesokan harinya (ada sticker visa waiver di dalamnya). Prosesnya GRATIS tapi harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan).

Karena sedang berhalangan, saya iseng menelpon beberapa travel agent. Ternyata mereka bisa mengurus visa waiver. Saya sedikit bingung, ketika menelpon ke konsulat menanyakan tentang bisa diwakilkan atau tidak, jawabannya tidak bisa. Tetapi via travel agent yang jelas-jelas adalah perwakilan malah bisa. Ya sudah, mungkin ini privilege-nya travel agent. Saya bandingkan biaya antar travel agent ternyata berbeda-beda, saya mendapatkan harga termurah di Bayu Buana yaitu 50.000 rupiah per-paspor.

Jpeg

*Update terkini, pengurusan visa waiver BISA diwakilkan. Jika diwakili oleh keluarga maka harus ada bukti hubungan kekeluargaan. Jika diwakili oleh rekan kerja maka harus ada surat keterangan dari kantornya.

Sebagai tambahan, dari beberapa pengalaman yang saya baca ada sebagian orang yang tidak bisa masuk imigrasi Jepang (dicekal) meskipun sudah memiliki visa waiver, mungkin terkena random check. Sebaiknya kita selalu waspada sebelum berangkat. Caranya dengan menyiapkan itinerary yang komplit, menyiapkan informasi booking hotel (print out atau dari hp) dan juga tiket pesawat pulang. Semoga dengan persiapan yang matang liburan semakin menyenangkan. Selamat berlibur ke Jepang 🙂

Advertisements

One thought on “e-Passport dan Visa Waiver (Bebas Visa) Jepang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s