Foreign · Japan

Itinerary Jalan-Jalan ke Jepang

Pada postingan sebelumnya, sudah dijabarkan budget jalan-jalan ke Jepang. Jika belum membacanya bisa cek disini. Kali ini saya akan bercerita pengalaman jalan-jalan ke Jepang selama 9 hari. Kota-kota yang menjadi tujuan saya adalah Tokyo, Kanazawa, Toyama, Osaka, Kyoto, dan Hiroshima. Pemilihan kota tersebut tentu karena dapat dijangkau dengan JR Pass. Sebenarnya kalau mau mengunjungi lebih jauh, misalnya sampai  ke Sapporo di utara atau menuju Kagoshima di selatan, tentu bisa saja. Namun butuh pengaturan waktu yang lebih ketat. Karena saya mengajak teman yang tipenya “jalan santai” maka kami hanya mengunjungi Jepang bagian tengah saja, itupun dengan jadwal yang padat juga.

japan_rail_pass_2361_01_north_02_south_02

Kapan Pergi Ke Jepang? 

Tentunya tergantung kita mau lihat apa. Jepang terdiri dari 4 musim yang semuanya menarik untuk dikunjungi. Jika ingin melihat sakura, berkunjunglah di musim semi. Jika ingin bermain salju, tentu pilihlah musim dingin. Dan jika ingin melihat daun-daun berubah warna menjadi merah dan kuning, pergilah di musim gugur. Perlu diperhatikan juga kapan puncak dari setiap musim tersebut. Misalnya puncak musim semi, durasinya hanya sekitar satu minggu, pun setiap tahun tanggalnya bisa berubah, karena itu kita harus rajin memantau informasi cuaca. Begitu pula untuk musim-musim lainnya.

Sebagai orang tropis, saya sangat ingin melihat dedaunan momiji berubah warna menjadi kuning dan merah. Maka saya membeli tiket keberangkatan di bulan Oktober dengan target musim gugur di Tokyo dan Kyoto. Setelah cari info lebih lanjut, ternyata kedua kota tersebut mengalami puncak musim gugur pada pertengahan November. Padahal tiket sudah issued dan tidak bisa ditukar. Saya cari info dan baca referensi lagi… Ada beberapa daerah yang puncak musim gugurnya diawal Oktober, diantaranya pegunungan Hachimantai dan Tateyama. Berdasarkan rekomendasi dan review maka saya menambahkan Tateyama ke dalam itinerary.

Persiapan

Ada 3 hal yang sangat membantu dalam menyusun dan mengeksekusi itinerary, yaitu Japan-Guide, Hyperdia, dan Wi Fi Pocket.

Situs Japan-Guide bisa dijadikan referensi jika kita ingin menyusun itinerary. Situs ini memberikan info sangat detail. Mulai dari info tempat-tempat menarik di Jepang, transportasinya, sampai contoh itinerary. Tersedia juga artikel-artikel seperti travel report, travel news, autumn report, dll. Saya membaca update puncak musim gugur dari laporan-laporan tersebut.

Hyperdia adalah situs informasi sarana transportasi di Jepang. Dengan mengetik daerah asal dan tujuan, saya dapat mengetahui pilihan transportasi, biaya, waktu keberangkatan, dan lama perjalanan. Akan lebih mudah lagi jika kita sudah men-download peta kereta atau subway di Jepang. Transportasi disini, khususnya kereta, sangat on time. Tingkat akurasinya hampir 100%. Kami pernah ketinggalan kereta hanya karena terlambat 1 menit. Untungnya pakai JR Pass jadi tinggal issued tiket baru lagi…

Akses ke hyperdia memerlukan koneksi internet, untuk itulah dibutuhkan wi-fi pocket. Wi-fi pocket adalah alat penyedia jaringan internet yang bisa dibawa kemana-mana. Idealnya kita harus menyewa wi-fi pocket ini, tapi karena tinggal di apartemen yang selalu memiliki wi-fi pocket maka kami cukup membawa wi-fi pocket itu ketika jalan-jalan (tentunya setelah mendapat ijin dari pemilik apartemen). Selama di Jepang saya selalu terhubung koneksi internet, kecuali saat transisi pindah apartemen.

Persewaan wi fi pocket banyak tersedia di tempat-tempat umum, Salah satunya di Bandara Haneda. Tapi kalau mau menyewa dari Indonesia juga bisa, saat GATF saya melihat ada travel agent yang menyewakannya, harganya 684 ribu untuk 8 hari. Satu wi fi pocket bisa dipakai untuk beberapa device, kami mengoneksikan 6 buah handphone dan koneksinya masih lancar. Yang perlu diperhatikan juga adalah cadangan baterainya, jangan lupa bawa powerbank untuk recharging wi fi pocket.

Itinerary

Itinerary perjalanan ada DISINI. Disana tidak ada rencana ke Tateyama Kurobe Alpine Route, perjalanan ini dilakukan on the spot dan melenceng dari itinerary.

Penginapan

Berikut ini link apartemen tempat saya menginap:

Here We Go…

Cerita perjalanan ini akan saya bagi dalam beberapa chapter, klik pada bagian judul untuk membaca lebih lanjut.

Happy Traveling!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s