Foreign · Japan

Japan Series #2: Memandang Gunung Fuji dari Kawaguchiko Lake

#Day 2:

Salah satu spot mainstream di Jepang adalah Gunung Fuji. Akan lebih afdol jika kita mampu mendakinya, tetapi jika tidak, memandangnya pun sudah cukup. Salah satu spot favorit memandang Gunung Fuji adalah dari Danau Kawaguchiko.

Danau Kawaguchiko ini sangat mudah diakses, bisa menggunakan bus ataupun kereta. Tersedia juga tiket terusan dari JR East. Jika menggunakan bus kita terikat jadwal dan ketersediaan seat. Maka agar lebih fleksibel kami memilih naik kereta. Rutenya adalah: Haneda Airport – Shinjuku Station – Otsuka Station. Sampai Otsuka Station masih tercover oleh JR pass, tapi kami belum menggunakannya karena JR Pass akan dialokasikan untuk hari ke-3 sampai hari ke-9 (JR pass saya berlaku 7 hari). Kemudian dari Otsuka Station menuju Kawaguchiko Station menggunakan Fujikyu Railway, rute ini tidak termasuk jaringan JR. Total perjalanan dari Haneda ke Kawaguchiko Station sekitar 2.5 jam. Di Fujikyu Railway, rutenya akan melewati pedesaan dengan pemandangan yang menyenangkan. Memasuki tiga stasiun terakhir baru merupakan tourist attraction, yaitu Gunung Fuji, Fujikyu Highland dan Kawaguchiko Station. 

img_8519

Sepanjang perjalanan langit tampak mendung. Ketika sampai di Stasiun Kawaguchiko, cuaca masih sama. Gunung Fuji yang semestinya menjadi latar stasiun, kali ini tertutup awan. Agak kecewa sih, tapi mau gimana lagi, takdir alam. Hanya bisa berdoa semoga sore ini sampai besok pagi cuaca lebih cerah. Disini kami akan menginap semalam dan kembali ke Tokyo besok pagi.

img_8517

Di depan stasiun banyak shuttle bus, tujuannya macam-macam, salah satunya ada yang ke Danau Kawaguchiko. Tapi kami memilih jalan kaki saja karena jaraknya cukup dekat, sekitar 700 m. Sebelum menuju danau, kami menuju penginapan Koe House yang sudah saya pesan melalui Airbnb. Tak sulit menemukannya karena Mina San, karyawan Koe House, telah memberikan panduan yang cukup detail. Koe House berjarak 100 m dari stasiun. Bangunannya terlihat dari depan stasiun, berlantai 2 dan berwarna orange. Karena belum waktunya check in, maka kami hanya menitipkan  luggage. 

koe

Kemudian kami berjalan menuju danau, papan penunjuk arah cukup jelas. Yang menyenangkan meskipun tengah hari cuacanya sejuk sehingga jalan kaki tak terasa lelah. Kami melihat ada taman, lalu kami berhenti sejenak untuk makan siang. Di dekat Koe House tadi ada 7-eleven dan Lawson, kami membeli nasi disana. Lauknya tetap dengan  lauk andalan yaitu rendang, abon, kering tempe, dan ada juga telor asin. Kurang sayuran aja :-). Perut kenyang, kami pun semangat lagi.

Sesampainya di tepi danau, kami melihat ada sebuah restoran halal bernama “Aladin Indo Restaurant”. Kalau tau mudah menemukan makanan halal di sekitar Kawaguchiko mungkin kami akan makan disana. Tapi dari gambarnya restoran ini menyajikan makanan India, sementara Valzon dan Dinar trauma dengan makanan India terutama nasi briyani. Jadi membawa bekal tetap suatu keharusan 🙂

kawaguchiko-2img-20151004-wa0066

Langit masih berawan, hanya terlihat bukit-bukit yang mengelilingi danau. Di danaunya banyak disewakan perahu angsa. Kami hanya duduk-duduk dipinggir danau sambil makan cemilan. Keindahan danaunya tergolong biasa saja, tapi yang menarik adalah lingkungannya yang bersih dan udaranya sejuk.

img20151004144059img20151004143739

Kemudian kami menuju Kachi Kachi Ropeway untuk memandang gunung dan danau dari atas bukit. Untuk menuju Kachi-Kachi Ropeway kita harus menyeberang jalan. Harga tiket kereta gantung one way adalah 400 yen, tapi kami membeli paket yang terdiri dari ropeway return plus fujikyu railway, tiket kereta dari Kawaguchiko Station menuju Otsuka Station, dengan total harga 1500 yen. Dengan tiket tersebut kita juga dapat free foto session dengan latar gunung fuji. Fotonya berbentuk seperti kartu pos, kalau mau dikirim tinggal tempel perangko.

Jpegimg20151004145631

Setibanya di puncak, langit masih berkabut. Lagi-lagi kami gagal melihat gunung Fuji, harapan tinggal besok pagi. Kata Mina San, gunung Fuji biasanya terlihat jelas sebelum jam 9 pagi. Peruntungan kami tinggal esok hari, kalau langit cerah kami akan kembali ke danau, jika tidak maka kami langsung kembali ke Tokyo.

Kachi Kachi Ropeway ini menurut saya cocok untuk keluarga karena aksesnya yang sangat gampang. Dan cocok untuk group traveler yang memiliki waktu terbatas. Dan menurut saya lagi, cukup sekali saja kesini (karena ongkosnya lumayan, hehehe). Tapi kalau untuk melihat gunung Fuji dari tempat lain, saya masih mau. Atau mungkin ingin mendakinya 🙂

img-20151004-wa00511img-20151004-wa0041img-20151004-wa0063

Kemudian kami pulang ke Koe House. Mina San menawarkan paket ke onsen, pemandian air panas, tapi karena cuaca yang semakin dingin membuat ingin leyeh-leyeh saja di dalam kamar dengan menarik selimut, terlebih lagi ingin balas dendam karena semalam kurang tidur. Sebelum tidur, saya membeli nasi lagi di 7-eleven. Jam 7 malam di Kawaguchiko suasana sangat hening dan sunyi, ditambah dingin yang semakin menusuk. Kami makan malam di kamar dan kemudian tertidur karena kelelahan.

img-20151004-wa0030img_20170226_175428

Pagi hari saya berjalan keluar mengecek gunung Fuji, tapi ternyata gunung Fuji masih malu. Ya sudahlah, mungkin ini pertanda lain waktu mesti menjenguknya lagi :-). Suhu pagi itu kisaran 10 derajat Celsius. Masih dingin dan masih nyaman untuk bermalas-malasan. Tapi kami harus menuju Tokyo untuk destinasi berikutnya. Mina San menyiapkan sarapan roti, telor dan sosis. Seharusnya saya memesan tanpa sosis karena tak yakin kehalalannya, tapi karena sudah terlanjur sosisnya kami sisihkan saja. Dan rendang sebagai makanan favorit tetap kami sajikan juga. Minumannya tersedia teh, kopi, dan orange. Review saya, Koe House penginapan yang oke sebagai tempat transit jika ingin melihat Gunung Fuji. Jika kesini lagi, tempat ini masih masuk dalam list.
Jpeg

Kami menuju stasiun dan tak lupa foto-foto didepan stasiun yang mungil namun cantik dan artistik ini. Sampai jumpa lagi Kawaguchiko, semoga lain kali kami lebih beruntung 🙂

kawaguchiko

Advertisements

2 thoughts on “Japan Series #2: Memandang Gunung Fuji dari Kawaguchiko Lake

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s