Foreign · Japan

Japan Series #4: Kanazawa Castle & Kenrokuen Garden

Day #5

Kami meninggalkan Tokyo menuju Toyama jam 8.36 pagi naik Shinkansen Kagayaki. Akurasi waktu keberangkatan tepat 100%. Mantapp jiwa :-). Tokyo – Toyama yang berjarak 392 km ditempuh hanya dalam waktu 130 menit. Jika tidak menggunakan JR Pass, tarifnya 6480 JPY (sekitar 750ribu rupiah). Shinkansennya bersih dan rapi, penumpangnya tidak berisik. Pada saat menerima telepon mereka pergi ke gang antara gerbong agar tidak mengganggu penumpang lain.

Sesampainya di Toyama, kami menuju apartemen mengikuti petunjuk yang sudah diberikan oleh pemiliknya. Petunjuknya cukup detail sehingga mudah menemukan apartemennya. Lagi-lagi pilihan mencari apartemen yang dekat dengan stasiun adalah keputusan yang bijak. Apartemen kali ini lebih luas, tetapi kamar mandinya lebih oke yang di Tokyo (bidet toilet). Kelebihan apartemen ini tersedia mesin cuci dan detergennya, sehingga semua pakaian kotor kami cuci dulu sebelum jalan-jalan.

Tujuan hari ini adalah Kanazawa. Dari Toyama ke Kanazawa juga naik Shinkansen. Jaraknya sekitar 60 km ditempuh dalam waktu 19 menit. Harga tanpa JR Pass yaitu 970 JPY (sekitar 100ribu rupiah). Di Kanazawa kami akan mengunjungi Kanazawa Castle dan Kenrokuen Garden yang terkenal itu.

Untuk menuju kedua objek tersebut, dari Kanazawa station tersedia beberapa macam jenis bus. Ada Kanazawa Loop Bus (Right Loop dan Left Loop), ada juga bus JR (gratis bagi pemegang JR Pass) tapi frekuensinya agak jarang. Kami naik Left Loop karena bus itu tiba lebih awal. Untuk menuju Kenrokuen atau castle turun di halte 9 (LL9).

Bus stop LL9 berada tepat diantara Kenrokuen dan castle. Kami mengunjungi castle terlebih dahulu. Sebelum memasuki bagian castle, kami melewati lapangan yang disekelilingnya tumbuh pepohonan yang rimbun. Beberapa pohon sudah berubah warna sebagai tanda awal musim gugur.Memasuki gerbang castle, kami berpapasan dengan rombongan siswa, mungkin sedang study tour. Mereka lucu-lucu 🙂

Kanazawa Castle ini besar dan megah. Dominasi warna putih menjadikannya tampak bersih dan kokoh. Cuaca yang cerah dan langit yang biru juga turut mendukung kemegahannya. Di depan castle ada beberapa bangku kosong. Kami bersantai disana sambil internetan menggunakan wi fi pocket yang dibawa dari apartemen.

Dari Kanazawa Castle kami menuju Taman Kenrokuen. Ada jembatan penyeberangan yang menghubungkan kedua objek wisata ini. Sebelum masuk ke taman, di pedestriannya banyak toko souvenir dan cemilan.

Taman Kenrokuen sangat luas. Menurut info, taman ini merupakan satu dari 3 taman terindah di Jepang. Saat musim semi, bunga sakura akan bermekaran. Saat musim gugur daun momiji merah kekuningan. Pada musim dingin taman-taman akan bersalju. Butuh waktu seharian untuk bisa menjelajahi keseluruhannya. Kami datang di awal musim gugur, jadi daun-daun kebanyakan masih berwarna hijau, hanya beberapa yang menguning dan memerah. Sayang sekali, tetapi tetap seru jalan-jalan di taman sampai kaki gempor 🙂

Selesai mengunjungi dua objek tersebut kami kembali ke Toyama dengan menggunakan shinkansen, hari sudah berganti malam. Besok kami akan mengunjungi Tateyama Kurobe Alpine Route yang merupakan tujuan utama kami melipir ke barat ini. Kami kembali ke apartemen dan tak sabar menunggu besok pagi 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Japan Series #4: Kanazawa Castle & Kenrokuen Garden

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s